CSS 08: Membuat Layout Satu Dimensi dengan Flexbox

Arya Naufal
Web Developer & Instructor

Flexbox digunakan untuk menyusun elemen dalam satu arah utama: sebuah baris atau sebuah kolom. Contoh yang cocok adalah navigasi, kumpulan tombol, dan deretan kartu.
1. Demo Flexbox Lengkap
.navigasi dan .daftar-kartu adalah flex container. Anak langsungnya menjadi flex item.
2. Main Axis dan Cross Axis
Pada flex-direction: row, main axis bergerak mendatar. Pada column, main axis bergerak vertikal. justify-content bekerja pada main axis, sedangkan align-items bekerja pada cross axis.
Navigasi memakai justify-content: space-between untuk memisahkan logo dan menu. Kartu memakai flex-direction: column, sehingga justify-content mengatur susunan vertikal isinya.
3. Gap, Wrap, dan Ukuran Item
gap memberi jarak konsisten. flex-wrap: wrap mengizinkan kartu pindah baris. flex: 1 1 220px berarti kartu boleh membesar, boleh mengecil, dan memulai perhitungan dari sekitar 220px.
Kecilkan viewport sandbox untuk melihat jumlah kartu per baris berubah otomatis.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Memberi
justify-contentpada item, padahal property itu milik container. - Lupa bahwa
flex-directionmengubah arti sumbu utama. - Menggunakan margin pada setiap item padahal
gaplebih sederhana. - Memaksa layout dua dimensi memakai Flexbox padahal Grid lebih tepat.
Latihan
Ubah flex-direction daftar kartu menjadi column, lalu kembalikan ke row. Ubah nilai dasar 220px menjadi 300px dan amati kapan kartu pindah baris.
Ringkasan
Aktifkan Flexbox pada induk dengan display: flex. Gunakan flex-direction untuk arah, justify-content untuk main axis, align-items untuk cross axis, gap untuk jarak, dan flex-wrap untuk pindah baris.